Kabupaten Bondowoso yang mendeklarasikan diri sebagai Republik Kopi berhasil meraih nilai BB dalam laporan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2017 lalu.
Sebagai Presiden di Republik, Bupati Amin membocorkan keberhasilannya dalam membawa Kabupaten Bondowoso meraih nilai BB pada SAKIP tahun 2017 ini.
Sebagai formula berhasilnya Bondowoso meraih nilai BB tersebut, Bupati Amin menuturkan bahwa dirinya fokus pada nilai tambah produk lokal agar dapat lebih berdaya serta bersaing dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fokus tersebut kemudian dilakukan secara terpadu, lintas organisasi perangkat daerah (OPD) lewat pola cross cutting, Rabu (31/1/2018) Di Bali.
“Lebih khusus pada produk yang berasal dari sektor pertanian, perkebunan serta pariwisata. karena memang bondowoso berpotensi pada sektor itu,” tuturnya.
Selain fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bupati Amin juga menuturkan bahwa dirinya memiliki komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik atau good governance dengan terus memberikan motivasi kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik dari sistem perencanaan pembangunan, penganggaran, monitoring hingga pelaporannya.
Dengan begitu, imbuh Bupati dua periode ini, program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menjadi terarah sehingga hasilnya lebih efektif dan efisien.
“Kita bisa mengefisiensi anggaran Rp 166 Miliar. dari hasil efiensi anggaran tersebut, kita bisa alihkan anggaran kepada kepentingan yang lain,” ungkap Bupati Amin.
Sebelumnya, nilai SAKIP Kabupaten Bondowoso hanya bertengger pada nilai CC, dan menurut Bupati Amin, nilai evaluasi SAKIP 2017 Republik Kopi ini tanpa melalui nilai B dapat melesat naik menjadi BB.
