Kunjungan lapangan KOVABLIK JATIM 2019

Tanggal 24 September 2019, Tim Penilai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2019, melakukan penilaian lapangan terhadap dua inovasi Kabupaten Bondowoso yang lolos TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2019 (KOVABLIK Jatim Tahun 2019).

Dari 3 Inovasi yand di kirim untuk mengikuti kompetisi, Inovasi yang lolos TOP 45 yaitu :

  1. Agen Lingkungan Zaman Now oleh SMP Negeri 7 Bondowoso Dinas Pendidikan dan Kebudayaan;
  2. Gema Saji (Gerakan Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa) oleh Dinas Kesehatan.

Sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik

Pada Tanggal 1 dan 2 April 2019 Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso melaksanakan acara Sosialisasi Pelaksanaan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik yang bertempat di ruang Sabha Bina Praja I

Acara yang dibuka oleh Bapak Agung Tri Handono, S.H, MM selaku Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso dan dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Bondowoso serta perwakilan dari Seluruh Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso diisi oleh pemateri dari Kementerian Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi dan Ombudsman Republik Indonesia.

Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan publik di Kabupaten Bondowoso ,diharapkan Perangkat Daerah dapat meningkatkan Kualitas dan Mutu Pelayanan Publik nya sehingga dapat mewujudkan slogan “Bondowoso Melesat”

 

Sosialisasi Penerapan dan Replikasi Pelayanan Publik

Pada tangal 24 Januari 2019 bagian Organisasi Sekretariat Daerah kabupataen Bondowoso melaksanakan Sosialisasi dan Replikasi Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang dihadiri oleh seluruh Perangkat Daerah , BUDM, Kelurahan dan Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan narasumber Juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Bapak Redhi Setiadi, SIP, MPA dan pendamping proposan Inovasi pada kompetisi UNSPA Agung Putu Iskandar S.S, M.Si. Dalam kegiatan ini diharap Perangkat Daerah dapat menggali potensi inovasi yang dimiliki agar amanat Gubernur Jawa Timur yang mengusung “one agency one innovation” dapat terwujud .